Seorang Kakak

Gue selalu beranggapan kalau adek gue itu masih kecil, itu alasannya setiap apapun yg dia lakukan harus selalu gue yg mengatasinya. Tapi ternyata ga, dia sudah tumbuh menjadi ABG yg sebentar lagi akan memasukin tahapan selanjutnya yaitu ke bangku perkuliahan. Emang sih di umur dia yg saat ini yaitu 17 tahun adalah masa-masa dimana dia sedang mencari jati diri dia yg sebenarnya, tugas gue di sini seharusnya hanya membimbing dia menuju kebaikan bukannya selalu memecahkan masalahnya, itu ga akan membuat dia tumbuh mandiri. Ya itu tadi, gue masih beranggapan kalau dia itu masih kecil. Gue masih belum terima kalau ada yg macem-macemin adek gue, emang sih awalnya gue yg bakal marahin adek gue duluan, tapi sebagai kakak gue pengen melindungi adek gue dari apapun, itu salah satu bentuk kasih sayang gue ke adek gue, mungkin caranya agak sedikit salah. Gue selalu menerapkan dan mencontohkan ke adek gue kalau kita itu ga boleh bergantung sama orang, kalau kita bisa kerjakan sendiri, kenapa harus bergantung?? Dan gue jg selalu menerapkan ke dia bahwa kita harus BERANI dan bertanggung jawab atas setiap yg kita lakukan. Semakin ke sini, gue membiarkan dia memilih jalan hidupnya sendiri, memberi kesempatan ke dia buat menyelesaikan masalahnya sendiri, gue hanya memberi dukungan dari belakang, kalau dia ga bisa menyelesaikannya, baru gue yg turun!

Gue hanya berusahan menjadi kakak yg baik dan menjadi kakak yg bisa dibanggakan oleh adek gue, mungkin saat ini gue belum bisa membuktikannya, tp suatu saat pasti…

2 thoughts on “Seorang Kakak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s