PERSIJA

Persija (singkatan dari Persatuan Sepak Bola Indonesia Jakarta) adalah sebuah klub sepak bola Indonesia yang berbasis di Jakarta yang menjadi klub raksasa di Ibukota kita tercinta ini. Buat saya suatu kebanggan bisa mendukung tim kesebelasan Jakarta sekelas PERSIJA. Persija didirikan pada 28 November 1928, dengan cikal bakal bernama Voetbalbond Indonesish Jakarta (VIJ). VIJ merupakan salah satu klub yang ikut mendirikan Persatuan sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) dengan keikutsertaan wakil VIJ, Mr. Soekardi dalam pembentukan PSSI di Societeit Hadiprojo Yogyakarta, Sabtu 19 April 1930 (wikipedia). Kecintaan saya akan klub ini bermula ketika saya berumur 13 tahun, ketika itu saya masih duduk di bangku SMP tepatnya kelas 2. Pada saat itu saya tidak terlalu paham bagaimana mekanisme untuk menonton pertandingan bola secara LIVE, saya hanya bisa memandang layar kaca yang pada saat itu saya terkagum-kagum melihat permainan dari Budi Sudarsono. Beranjak dari situ saya belum memahami apa itu JAKMANIA, yang saya tahu pada saat itu tetangga-tetangga saya mengganggap mereka hanya sekelompok orang yang bisanya hanya merusak, merusak dan merusak pada saat tim kesayangannya kalah dalam bertanding. Seiring berjalannya waktu, saya mulai memahami apa itu JAKMANIA, sekelompok orang yang cinta akan klub sepakbola ibukota yang siap menemani bertanding kemanapun. Berangkat dari situlah akhirnya saya tergabung dalam suatu organisasi suporter PERSIJA JAKARTA yang diberi nama JAKMANIA, suatu wadah organisasi suporter yang bertugas menyemengati tim kesebelasan PERSIJA JAKARTA pada tahun 2007. Saya merasa bangga apabila telah masuk ke dalam stadion dan bersorak-sorai untuk memberi dukungan untuk tim PERSIJA karena euforia di dalam stadion selalu membuat bulu kuduk saya merinding.

Walaupun performa PERSIJA akhir-akhir ini kurang membuahkan hasil tetapi yang pasti tidak akan menghilangkan kecintaan saya akan tim ini. Menurut saya materi pemain yang berada di PERSIJA sudah cukup bagus, apalagi dengan adanya pemain muda, itu membuktikan kalau PERSIJA memiliki kualitas yang tidak kalah hebatnya dengan tim-tim papan atas sekelas PERSIPURA.

Berbicara mengenai PERSIPURA, pekan lalu PERSIJA saat menjamu lawannya di Stadion Mandala Krida Yogyakarta terjadi bentrokan hebat antara suporter PERSIPURA dan suporter PERSIJA, alasannya masalah klasik, ya klasik, persipuramania (begitu sebutan akrab untuk suporter PERSIPURA) tidak terima dengan keputusan wasit dan juga alasan profokasi. Akhirnya bentrokan itu tak terelakan. Bentrokan ini memakan banyak korban dan Alhamdulillah saya bersyukur tidak ada nyawa yang melayang di bentrokan ini. Saya sedikit kecewa dengan aparat yang menjaga jalannya pertandingan, baik di dalam stadion maupun di luar stadion, pasalnya mereka bukannya melerai atau mencegah persipuramania menyambangi tribun the Jakmania tetapi yang mereka lakukan hanyalah melihat dan melihat saja. Sungguh disayangkan, para pria berseragam coklat yang jumlahnya banyak itu tidak dapat memberikan pengamanan. Bukankah itu sangat ironis??

rusuh

Kerusuhan di Mandala Krida

Oke, terlepas dari itu semua, saya hanya berharap bahwa kejadian seperti ini tidak akan terulang untuk ke depannya dan tim kebanggaan saya yaitu PERSIJA bisa angkat piala tahun ini.. AMIN

PERSIJA JAKARTA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s